MODUL GURU PEMBELAJAR TK, SD KELAS BAWAH DAN ATAS BESERTA PJOK

MODUL GURU PEMBELAJAR TK, SD KELAS BAWAH DAN ATAS BESERTA PJOK



     Salah satu upaya yang perlu dilakukan oleh para pendidik untuk menjadikan dirinya sebagai pendidik yang profesional adalah selalu meningkatkan kompetensinya, baik kompetensi pedagogik, kepribadian, profesional, maupun sosial. Hal ini mengacu kepada peraturan perundangan yang berlaku, yaitu: Peraturan Pemerintah (PP) nomor 74 tahun 2008 tentang Guru yang menyatakan bahwa pengembangan dan peningkatan kompetensi bagi Guru dilakukan dalam rangka memenuhi kualifikasi dan menjaga agar kompetensi keprofesiannya tetap sesuai dengan perkembangan
ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya dan/atau olah raga.



        Untuk itu masyarakat dan pemerintah khususnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan seluruh jajarannya memikul kewajiban untuk mewujudkan kondisi yang memungkinkan guru melaksanakan pekerjaan/jabatannya secara profesional. Oleh karena itu, sebagai aktualisasi tugas guru sebagai tenaga profesional, sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, dan Peraturan Pemerintah Nomor 32 tahun 2013 Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan, pemerintah melalui Kemendikbud akan memfasilitasi guru untuk dapat mengembangkan keprofesiannya secara berkelanjutan melalui program Pendidikan dan Pelatihan Guru Pembelajar. Program pendidikan dan pelatihan merupakan bagian penting dari pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan. Pendidikan dan Pelatihan (diklat) juga tidak lepas dari tujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan mata pelajaran/tugas yang diampunya.



       Pengembangan profesionalitas guru melalui program Guru Pembelajar (GP)merupakan upaya peningkatan kompetensi untuk semua guru. Sejalan dengan hal tersebut, pemetaan kompetensi guru telah dilakukan melalui uji kompetensi guru (UKG) untuk kompetensi pedagogik profesional pada akhir tahun 2015. Hasil UKG menunjukkan peta kekuatan dan kelemahan kompetensi guru dalam penguasaan pengetahuan. Peta kompetensi guru tersebut dikelompokkan menjadi 10 (sepuluh) kelompok kompetensi. Tindak lanjut pelaksanaan UKG diwujudkan dalam bentuk pelatihan guru paska UKG melalui program Guru Pembelajar. Tujuannya untuk meningkatkan kompetensi guru sebagai agen perubahan dan sumber belajar utama bagi peserta didik. Program Guru Pembelajar dilaksanakan melalui pola tatap muka, daring (online), dan campuran (blended) tatap muka dengan online.
      



         Salah satu faktor pendukung keberhasilan suatu program diklat adalah adanya modul atau bahan ajar yang berisi materi-materi pembelajaran yang akan dipelajari oleh para peserta selama mengikuti program diklat tersebut. Atas dasar pemikiran tersebut, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui PPPPTK Bahasa, Matematika, IPA, dan PKn/IPS menyusun modul diklat Guru Pembelajar tahun 2016 untuk pengembangan keprofesian berkelanjutan bagi guru atau pendidik pada jenjang sekolah dasar.

           Penyusunan modul ini bertujuan untuk memberikan referensi kepada para guru , khususnya pada guru agar dapat: menguasai kompetensi profesional terkait dengan kompetensi pedagogik, kepribadian, profesional, maupun sosial. Kompetensi tersebut merupakan standar minimal yang harus dikuasai oleh guru sekolah dasar agar menjadi pendidik yang profesional dan mendukung keberhasilannya dalam menjalankan tugas pokoknya dalam pembelajaran di dalam maupun di luar kelas.

Modul Guru Pembelajar Kelas Awal/Rendah, Tinggi, PJOK dan TK Semua Kompetensi


Download Modul Guru Pembelajar Kelas Awal SD ( KELAS 1, 2, DAN 3 ) Semua Kompetensi Lengkap


Kelompok Kompetensi A












Download Modul Guru Pembelajar Kelas TINGGI( KELAS 4, 5, DAN 6 ) Semua Kompetensi Lengkap














WEB CONFERENCE/VIKON PADA GURU PEMBELAJAR

WEB CONFERENCE/VIKON



Pada Guru Pembelajar Moda Daring terdapat aktivitas untuk melakukan vicon/Web Conference (webcon). Web Conference digunakan untuk berkomunikasi antara pengampu (fasilitator) dengan kepala sekolah dan kepala sekolah lainya dalam bentuk audio video melalui fasilitas website. Berikut langkah-langkahnya:
1. Web conference ini dapat diakses dari tautan dengan ikon .
2. Kemudian tunggu beberapa saat browser akan melakukan koneksi ke server dan akan menampilkan jendela seperti di bawah:




3. Pilih “microphone” untuk mengikuti vikon/webcon dengan mikrofon aktif (akan dilakukan konfirmasi dan penyetingan mikrofon terlebih dahulu) atau “listen only” sebagai penyimak. Sebagai contoh pilih yang “Listen Only”.
4. Maka browser akan menampilkan halaman utama dari vikon/Web conference (Big Blue Button).



ikon-ikon status dan media

Menggunakan webcam
Untuk melakukan diskusi menggunakan video, Saudara perlu melakukan pengaturan agar webcam yang saudara miliki dapat digunakan sehingga peserta lain dapat melihat Saudara melalui webcam Saudara yang telah diaktifkan. Berikut adalah langkah-langkah untuk mengaktifkan webcam pada BBB:

Tombol Shere Your Webcam

1) Klik tombol “share your webcam” , maka akan tampil konfirmasi seperti di bawah dan klik tombol “Allow”
2) Akan tampil jendela “webcam setting” seperti di bawah dengan contoh hasil penangkapan visual (video) dari webcam

Hasil Webcam
3) Setelah terlihat video dari webcam maka klik tombol “start sharing”
4) Akan tampil video dari webcam pada bagian jendela webcam.

Jendela Webcam Pada Tampilan Utama 

Demikian cara menggunakan vicon/Web Conference (webcon) untuk lebih jelasnya silahkan download buku panduan Cara Melakukan Download Activity Completion, CARA MENAMBAHKAN ACTIVITY VICALL, vicon/Web Conference (webcon), dan juga Sofwear Vidio Call dan Vidio Confrence Guru Pembelajar Online.



untuk Sofwear Vidio Call dan Vidio Confrence Guru Pembelajar Online ada beberapa versi yang disediakan, silahkan download di bawah ini :






terimakasih dan semoga bermanfaat !!!

Peran Administrator LMS

Peran Administrator LMS


Salah satu upaya pemerintah khususnya Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) untuk mendukung guru sebagai Guru Pembelajar adalahmengembangkan sistem “Guru Pembelajar Moda Daring” yang berkualitas baik untuk guru, kepala sekolah, pengawas dan tenaga kependidikan lainnya.

Dalam file yang akan saya bagikan ini memuat beberapa tutorial yang kami yakin akan berguna khususnya bagi Anda yang ditugaskan sebagai mentor dalam diklat guru pembelajar khususnya moda daring kombinasi. Tak itu saja dalam panduan di bawah ini juga bermanfaat bagi guru peserta moda daring.

Buku Manual bagi Admin untuk Pembelajaran Daring ini merupakan manual penggunaan Guru Pembelajar dengan moda daring. Buku Manual bagi Admin ini dimaksudkan untuk mendukung “Guru Pembelajar Moda Daring” guna meningkatkan kompetensi guru dan tenaga kependidikan di bidangnya.

Peran Administrator LMS
Administrator LMS berperan dalam pengelolaan kelas di dalam LMS (pendistribusian pengampu, mentor, dan peserta di dalam kelas daring), membantu pengampu dalam mengumpulkan data yang diperlukan untuk kepentingan monitoring, evaluasi danpelaporan, dan memberikan bantuan teknis terhadap peserta, mentor, dan pengampu di kelas daring.

A. Pengelolaan kelas
Sebelum peserta mengikuti pembelajaran secara daring maka peserta harus dibagi ke dalam kelas modul. Peserta akan mengikuti kursus tertentu sesuai dengan 3 (tiga) KK yang memiliki nilai terendah berdasarkan hasil UKG yang dicapai oleh masing-masing guru. Di dalam kelas GP moda daring tersebut sangat mungkin terjadi satu kursus dengan jumlah peserta banyak dan kursus lain dengan jumlah peserta yang sedikit. Untuk itu maka di dalam kursus tersebut perlu dilakukan pengelompokkan kelas dimana setiap kelasnya diampu oleh seorang pengampu. Teknik pengelompokan dilakukan dengan bantuan sistem yang diberi istilah group, dilakukan oleh admin LMS.

GP Moda Daring Penuh – Model 1
Dalam satu kelas kelompok modul pada Daring Penuh – Model 1 akan terdiri dari:
a) Satu orang pengampu
b) 10 (sepuluh) sampai dengan 40 (empat puluh) peserta
c) Satu orang admin
Pengelolaan kelas pada moda daring penuh – Model 1, pengelompokan dilakukan dengan perbandingan 1 (satu) orang pengampu akan membimbing maksimal 40 (empat puluh) peserta dalam satu kelas kelompok modul. Satu orang pengampu dapat memfasilitasi lebih dari satu kelas kelompok modul.
GP Moda Daring Penuh – Model 2 dan Daring Kombinasi
Pengelolaan kelas pada moda daring penuh – Model 2 dan daring kombinasi, pengelompokan dilakukan dengan 1 (satu) orang pengampu yang akan memfasilitasi mentor dengan perbandingan berikut.
dilihat dari gambar diatas dapat dijelaskan bahwa dalam satu kelas kelompok modul akan terdiri dari:

a. Satu orang pengampu
Pengampu akan memfasilitasi maksimal 40 (empat puluh) mentor dan dapat memfasilitasi lebih dari satu kelas kelompok modul

b. 10 (sepuluh) sampai dengan 40 (empat puluh) orang mentor
Satu orang mentor akan membimbing 10 (sepuluh) sampai dengan 30 (tiga puluh) peserta dalam satu kelas kelompok modul yang sama atau berbeda sepanjang dalam satu rumpun mata pelajaran/paket keahlian, dengan jumlah ideal 20 (dua puluh) peserta. Contoh distribusi peserta GP terhadap mentor dalam satu KKG/MGM (PB) adalah sebagai berikut.

c. Satu orang Admin
Selain itu juga untuk memudahkan mentor dalam memantau aktivitas belajar peserta dan penilaian peserta, dibuat kelompok kecil yang terdiri dari mentor dan guru yang dimentorinya dan disebut grup mentor.

Untuk mengelompokkan peserta, maka admin LMS harus masuk ke kursus yang dikelola kelasnya. Pengelompokan peserta terdiri atas 2 (dua) kelompok, yaitu kelompok besar (grup kelas) dan kelompok kecil (grup mentor)
.
1. Membuat kelompok besar (grup kelas)
  • Membuat nama kelompok besar dengan nama “Kelas (urutan huruf)”, contoh: Kelas A; Kelas B; dst
  • Untuk GP moda Daring Kombinasi, kelas terdiri dari 1 (satu) orang pengampu kelas dengan jumlah mentor maksimal 40 dan masing-masing mentor maksimal membimbing 20 guru peserta.
  • Untuk GP moda daring penuh, kelas terdiri dari 1 (satu) pengampu dan guru sebagai peserta sejumlah 40-45 orang.

2. Membuat kelompok kecil dari kelompok besar (grup mentor)
  • Membuat nama kelompok kecil dengan nama “Mentor (nama lengkap mentor)”, contoh: nama mentor: Mulyadi maka nama grupnya adalah Mulyadi, dst.
  • Grup ini terdiri dari 1 orang pengampu kelas, 1 mentor dan maksimal 20 guru binaan mentor tersebut dengan perbandingan. Jika kedua kelompok tersebut telah terbuat, maka tampilan pada kolom grup seperti contoh gambar berikut. 


Peran terakhir yang perlu dilakukan oleh admin adalah memberikan bantuan secara teknis kepada peserta, mentor, dan pengampu. Bantuan teknis ini dimaksudkan untuk membantu peserta, mentor, maupun pengampu dalam teknis kegiatan pembelajaran, atau ketika menemui kesulitan secara teknis melalui forum umum yang disediakan. Admin diharapkan dapat memberikan solusi kepada peserta yang membutuhkan bantuan teknis. Jika permasalahan teknis tersebut diluar kewenangan admin, maka admin dapat menyampaikan permasalahan tersebut kepada koordinator admin untuk dapat diberikan solusi yang dibutuhkan.

untuk lebih jelas download Buku Manual Admin dan juga Buku Manual Pengampu dan Mentor 
Buku Manual Admin DI SINI
Buku Manual Pengampu dan Mentor DI SINI

Semoga apa yang saya bagikan bermanfaat bagi kita semua....

Cara Input Data PMP Bersama-sama Dalam Satu Jaringan Multi User

Petunjuk Input Data PMP Bersama-sama Dalam Satu Jaringan Multi User

Cara Input Data PMP Bersama-sama Dalam Satu Jaringan Multi User



aplikasi Penjaminan Mutu Pendidikan adalah aplikasi yang dikembangkan berbasis web, sehingga memungkinkan untuk dilakukan penginputan data secara multi-user atau dapat dilakukan bersama2 dalam satu jaringan. Namun sebelumnya perlu dipahami konsep jaringan komputer terlebihn dahulu.

Jaringan komputer (jaringan) adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer-komputer yang didesain untuk dapat berbagi sumber daya (printer, CPU). Tujuan dari jaringan komputer adalah agar dapat mencapai PC/laptop servernya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan (service).

Pihak yang meminta/menerima layanan disebut klien (client) dan yang memberikan/mengirim layanan disebut peladen (server). Desain ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer

Untuk membuat koneksi adhoc dari laptop/PC client yang terinstall aplikasi PMP
versi 1.3 ke atas adalah sebagai berikut :

Klik icon Network pada taskbar dan klik kanan open network and sharing
center
Petunjuk Input Data PMP Bersama-sama Dalam Satu Jaringan Multi User
Setelah klik open network and sharing center akan muncul jendela baru lalu
klik Manage wireless network
Petunjuk Input Data PMP Bersama-sama Dalam Satu Jaringan Multi User
Lalu klik add pada pada jendela tersebut :
Petunjuk Input Data PMP Bersama-sama Dalam Satu Jaringan Multi User

Lalu akan muncul jendela Manually Connect to a wireless Network lalu pilih
create an ad hoc network seperti pada gambar berikut : 
Petunjuk Input Data PMP Bersama-sama Dalam Satu Jaringan Multi User
Lalu klik create an ad hoc network dan akan muncul jendela baru lalu klik next 
Petunjuk Input Data PMP Bersama-sama Dalam Satu Jaringan Multi User
 Setelah klik next lalu akan muncul jendela baru untuk melakukan pembuatan nama
SSID yang akan digunakan:
Petunjuk Input Data PMP Bersama-sama Dalam Satu Jaringan Multi User
Keterangan gambar :
1. Network name: Diisikan nama SSID atau nama Wifi yang akan di gunakan sebagai server PMP (misal Network name: PMP-Dikdasmen; Password: pmpdikdasmen).

2. Security Type: Membantu dari segi keamanan saat pengiputan data. (berikan security type agar aplikasi PMP pada server tidak mudah diakses oleh PC/Laptop selain milik sekolah atau Operator Sekolah).

Setelah selesai melakukan pembuatan nama dan password untuk SSID telah
dilakukan makan akan muncul gambar seperti dibawah :
Petunjuk Input Data PMP Bersama-sama Dalam Satu Jaringan Multi User
Lakukan cek dengan melihat di menu taskbar dengan icon wireles , lakukan cek pada PC atau Laptop client yang belum terinstall aplikasi dapodikdas
Petunjuk Input Data PMP Bersama-sama Dalam Satu Jaringan Multi User
Jika PC atau Laptop Client sudah connect dengan SSID yang telah dibuat buka Browser pada PC atau Laptop Client lihat ip addres pada laptop server gunakan CMD isi ipconfig dan tekan enter...pada laptop  server saya ip addres...Buka IP yang tertera di laman Detail tadi dan di tambah port 1745 (disini IP=192.168.0.100) maka alamat / IP Aplikasi PMP adalah 192.168.0.100:1745
atau gunakan IP addres laptop server seperti gambar berikut
Petunjuk Input Data PMP Bersama-sama Dalam Satu Jaringan Multi User
Catatan: Metode Ad-hoc untuk Aplikasi PMP hanya dapat melakukan pengiriman
menggunakan PC atau Laptop yang menjadi server.